Apakah masih mendapatkan pahala ketika ibadah yang biasa di lakukan tiba tiba terhalangi ?
Pertanyaan
Assalamualaikum Ibu, Ustadz izin bertanya kembali.
Pada saat bulan ramadhan ini, jika kami seorang Ibu yang biasa melaksanakan sholat atau ibadah malam mulai Jam 2 malam, akan tetapi di beberapa waktu, anak kami misalnya terbangun dan tidak dapat dikondisikan dengan mudah sehingga kami sebagai ibu harus lebih mengurus anak2 kami dibandingkan menjalani ibadah malam seperti biasanya.
Apakah wajar kami sebagai Ibu merasa kehilangan momentum ibadah mendapat pahala diwaktu mustajab karena harus mengurus keluarga. Bagaimana seharusnya kami berperasaan. Terimakasih Ustadz
Dari Nn - Crb
Jawaban
Wa'alaikumussalam
Bila kita rutin melakukan ibadah secara terus menerus, lalu pada saat kondisi tertentu kita terhalang untuk melakukannya maka in syaa Alloh tetap tercatat pahala di sisi Allah. Wallahu a'lam
Wallahualam bissawab
Dijawab oleh Ust, Sahdian Abu Jafar
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْعَبْدَ إِذَا كَانَ عَلَى طَرِيقَةٍ حَسَنَةٍ مِنَ الْعِبَادَةِ ثُمَّ مَرِضَ قِيلَ لِلْمَلَكِ الْمُوَكَّلِ بِهِ اكْتُبْ لَهُ مِثْلَ عَمَلِهِ إِذَا كَانَ طَلِيقاً حَتَّى أُطْلِقَهُ أَوْ أَكْفِتَهُ إِلَىَّ
“Seorang hamba jika ia berada pada jalan yang baik dalam ibadah, kemudian ia sakit, maka dikatakan pada malaikat yang bertugas mencatat amalan, “Tulislah padanya semisal yang ia amalkan rutin jika ia tidak terikat sampai Aku melepasnya atau sampai Aku mencabut nyawanya.” (HR. Ahmad, 2: 203. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth menyatakan bahwa hadits ini shahih, sedangkan sanad hadits ini hasan)
#kajian #sunnah #tanyaustad #cirebon #muslimharustahu #haloustadz #ustadzmenjawab #ilmusyari #konsultasiustadz #tanyajawabislam #kajian #sunnah #salaf #tausiah #sesuaialqurandansunnah
