Apakah itikaf wanita bisa di rumah ??

 


Pertanyaan

Assalamualaikum Ustadz, izin bertanya
Apakah yang dimaksud Shalat 2 rakaat  seperti sholat 83 tahun dan apakah  Itikaf  untuk perempuan bisa di rumah ? Terima kasih  Ustadz untuk jawabannya

Nn -  CRB

 

 Jawaban

  • Ibadah apa saja walaupun sholat Sunnah 2 rakaat bila dilakukan ikhlas di malam Lailatul Qadar maka nilai pahalanya menyamai  sholat Sunnah 2 rakaat yang dilakukan selama 83 tahun. Apalagi ibadah - ibadah lainnya. 
     

 Allah -Azza wa Jalla– berfirman:

قال تعالى: وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ  ٢   لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ   

“Dan tahukah kamu Apakah malam kemuliaan (Lailatul Qadr) itu? Malam kemuliaan (Lailatul Qadr) itu lebih baik dari seribu bulan.” [al-Qadr/97: 2-3]

Siapa yang ibadahnya di waktu itu diterima, menyamai ibadah selama 1000 tahun, setara kurang lebih 83 tahun 4 bulan. Ini adalah pahala yang besar, dan balasan yang agung atas amal yang ringan dan sedikit.

 

  •  I'tikaf itu di masjid bukan dirumah

     Allah Ta’ala berfirman,

    وَأَنتُمْ عَٰكِفُونَ فِى ٱلْمَسَٰجِدِ

    Sedang kamu beri’tikaf di dalam masjid.” (QS. Al-Baqarah : 187)

     

    Dalam riwayat lain, ‘Aisyah berkata,

    أَنَّ اَلنَّبِيَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَعْتَكِفُ اَلْعَشْرَ اَلْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ, حَتَّى تَوَفَّاهُ اَللَّهُ, ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ

     “Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam selalu ber-i’tikaf pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan hingga beliau wafat. Sepeninggal beliau, istri-istri beliaupun melakukan i’tikaf.” (HR. Al-Bukhari no. 2026 dan Muslim no. 1172)

    Wanita tidak boleh ber-i’tikaf, kecuali setelah mendapat izin dari suaminya. Dalam riwayat di atas dijelaskan bahwa ‘Aisyah, Hafshah, dan Zainab meminta izin kepada Nabi shalallahu ’alaihi wa sallam untuk melakukan i’tikaf.

    Bagi perempuan cukup melakukan amal Sholeh yang banyak dirumah agar bisa meraih keutamaan yang banyak dan meraih Fadhillah Lailatul Qadar dirumah . Tapi bukan niat i'tikaf

 

Wallahualam bissawab
Dijawab oleh Ust, Sahdian Abu Jafar 

Di tambahkan sumber dari muslimah.or.id/10263-wanita-itikaf-bagaimana-seharusnya. 

#kajian  #sunnah #tanyaustad  #cirebon #muslimharustahu #haloustadz #ustadzmenjawab #ilmusyari #konsultasiustadz  #tanyajawabislam #kajian #sunnah #salaf #tausiah #sesuaialqurandansunnah

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url